Liputan Labtek.com
29 November 2012
Oleh. Rafly

Hai sobat Teknik Kimia UR,,, Apa kabar ???
Baik-“ aja kan ??? :)
Gmana kuliahnya,,, Praktikumnya …???
Pada lancar_” aja kan …??? :)
Nah, kali ne saya mau bercerita dikit. Ya sejenis curhat gitu lah … :)

Ceritanya dimulai dari LABTEK … :)

Nah, sobat Teknik Kimia klo dah yang namanya LABTEK ya,, sudah pada tau semua kan?
Ya, LABTEK tu sepertinya makanan pokok bagi kita klo dah menempuh semester 5 & 6 iya kan ? :)
Semuanya jadi super sibuk. Mulai dari sibuk respon, sibuk praktikum, sibuk buat laporan, dan terakhir sibuk revisi dan asistensi laporan. Nah, klo semua super sibuk ini tidak diselesaikan,, wah, bisa2 LABTEK nya ngulang lagi tahun depan. Malu kan.,,, bisa2 nggak bisa ngejar target gara2 labtek.. hehehe J

Hari itu Kamis, 29 November 2012 Saya dan teman2 (Fitri, Ridho, dan Yuli) sudah merasakan ada yang tidak enak ketika mau LABTEK pada modul ke-6 ini. Ya, LABTEK pada hari itu pada super galau semua rasanya, mulai dari respon, dan praktikumnya.

15 menit praktikum sudah dimulai, kami masih belum menemukan titik terang untuk menyelesaikan perhitunngan buat perbandingan antara ALB dan Metanol. Ohya lupa, praktikumm kali ne tentang Oleokimia.

30 menit berlalu, setelah ada kesepakatan antara kelompok kami dan asisten, akhirnya kami mulai merangkai alat untuk melanjutkan praktikum. Reactor yang terbuat dari kaca (ketel kaca) lengkap dengan penutupnya, kondensor, thermometer, motor pengaduk, beserta bahan (minyak jelantah, methanol, dan H2So4) sudah siap untuk memulai reaksi esterifikasi. Minyak dan methanol sudah siap kami masukkan ke reactor dan diaduk, dan dipanaskan pada 60 oC.

 Pada waktu 60 oC, H2So4 siap kami masukkan sebagai katalis. 15 menit setelah katalis dimasukkan,….

T E R N Y A T A …

Ya, Ampun….. Perhitungan pertama kami salah…
Akhirnya kami harus mengulang dari awal lagi. Dan terpaksa alat yang sudah kami pasang harus dibongkar lagi, untuk dibersihkan. Sebelum dibongkar, terlebih dahulu kami matikan semua alat, dan siap untuk mengangkat ketel kaca yang sebagai reactor…

T      E       R      N      Y      A      T      A     

Ketika kami angkat ….
Ya Allah,… mungkin ini semua sudah takdir dan nasib kelompok kami
Ternyata ketel kaca tadi ….

P     E     C     A    H …. 

Semua minyak bercampur dengan air, kami semua terdiam dan tidak menyangka hal ini bisa terjadi.
Padahal  kami semua sudah berhati-hati dalam melakukan praktikum. Tapia pa boleh buat, memang sudah takdir mau pecah ditangan kelompok kami … nasi sudah menjadi bubur.

Segera saya dan Ridho menghadap teknisi laboratorium untuk melaporkan kejadian…

T E R N Y A T A …

Harga ketel kaca tersebut kurang lebih 2 Jutaan, dan harus dibeli 1 Set.
Wah,,, Gawat ne ….
Bisa-bisa uang bulanan gue dipotong ne buat ganti alat … J
Yang masalahnya lagi, bukan kami sekelompok aja yang har:)s ganti rugi …. Aduh ternyata, semua teman” seperjuangan seangkatan yang harus membantu buat beli alat… Ya, semoga teman-teman semua mau membantu kami… A M I N

Kami sekelompok mohon maaf ya teman2 ….
Dan kami juga mohon bantuannya dari teman2 …
Semoga semua kebaikan teman2 mendapat balasan dari Allah SWT...  AMIN

Nah, itulah cerita saya …. Semoga kejadia tersebut tidak akan terulang kembali. Mari kita bersama-sama menjaga peralatan di LAB kita. Kan, demi kita juga buat praktikum dan penelitian,,, iya kan?
Udah dulun ya, moga ini semuA jadi pelajaran buat kita semua….
Terima kasih atas semuanya…
Da Sobat ChemEng :)

2 comments:

  1. ckckckkckc.....
    biasa tu dx....

    setiap labtek tu pasti akan ad kndala dikelompoknya!!!

    yg penting kalian 1 angkatan tetap kompak!!!!
    cemangat u/ labtek yaw...

    ReplyDelete
  2. Oke,... Terima kasih Kak/bang.. Cemangat :)

    ReplyDelete